Jumat, 16 Desember 2022
Asal Muasal Nama Kota Depok Dari Berbagai Versi
Kota Depok adalah sebuah fenomena. Banyak orang yang berpikir bahwa, Depok itu adalah orang Jakarta yang minggir alias melipir, jadi tak heran, Depok itu identik dengan ‘Betawi’ atau ‘Jawa Barat’ karena memang letaknya sebagai bagian dari provinsi Jawa Barat.
Apalagi, Dialeg Depok, sekilas mirip dengan Betawi, sehingga banyak yang berpikir, Depok adalah Betawi. Tidak salah memang, karena warga Betawi memang banyak yang pindah ke Depok, kemudian, berkembang memiliki keturunan di Depok dan sekitarnya.
Tapi taukah anda, bahwa Depok itu adalah denomasi tersendiri, bahkan kata kota Depok itu sendiri berasal dari orang-orang Belanda?
Menurut Historia.id, versi pertama menyebut bahwa nama Depok merujuk dari bahasa Belanda “De Eerste Protestantse Organisatie van Kristenen” yang artinya organisasi kristen yang pertama.
Melansir dari Kompas.com, bahwa Dalam “Jejak-jejak Masa Lalu Depok: Warisan Cornelis Chastelein (1657-1714)”, Jan-Karel Kwisthout mengatakan, Depok merupakan eksperimen Chastelein yang ingn melanggengkan kekuasaan lewat pendekatan humanis dan agama.
Sementara itu, Chastelein merupakan pedagang kaya raya keturunan Prancis-Belanda yang membangun tanah koloninya sendiri dengan membeli lahan partikelir di selatan Batavia yaitu Serengseng (sekarang Lenteng Agung) dan Depok.
Kemudian, Tanah di Serengseng dibangun menjadi rumah peristirahatan Chastelein, sementara tanah Depok dijadikan lahan penghasil produk-produk pertanian.
Sementara itu, versi lainnya menyebut bahwa nama Depok merujuk sebagai tempat pertapaan. "Ada istilah Padepokan, diambil dari bahasa Sunda yang berarti pertapaan, merujuk Depok sebagai tempat pertapaan. Depok ditafsirkan pula sebagai daerah pemukiman orang kota," kata Dosen Sastra Belanda FIB Universitas Indonesia, Lilie Suratminto.
Langganan:
Postingan (Atom)
